Langsung ke konten utama

supaya tetep sehat

   Selamat pagi dari kamar karantina :) semoga semua baik-baik saja ya, khsususnya domisili malang yg sedang dingin-dinginnya, asal kamu jangan wkwk. Loh. 

   Pagi ini seperti biasa belum bisa ikut kegiatan rutin yang ada di pondok. Semua kegiatan dilakukan di dalam kamar tersayang. Lepas subuhan (di kamar) ngelirik satu buku yang bersandar di rak depan, bolehlah kita culik sebentar. Ternyata judulnya "Ide Kecil Untuk Bahagia", hanya tiga kata awal yang kelihatan sewaktu buku masih disana, ternyata lanjutannya 'bahagia', wahhh.
  
 Sampai menulis ini, sebenarnya saya baru menghabiskan 36 halaman hehehe. Tapi isinya cukup buat refleksi diri, kebetulan bagian awalnya sudah menampar. Setelah baca sedikit, ada satu kalimat yang muncul di otak ceunah, yaitu 'your perspective can kills you', agak serem kalau diartiin, intinya hati-hati dalam berprasangka. Why? Yaaa, sebab kita nggak tau bagaimana 'dia' yang sebenarnya, how was his day before. Disisi lain, kenapa kata 'kill' yang digunakan ialah sebab dengan prasangka burukmu, kamu merugi sendiri. 

   Iyaa pokoknya begitu lah kira-kira, semoga bisa selalu mengontrol pikiran ya, khususon saya. Nih admin kasih free reminder, meskipun masih suka kesandung, yak gakpapa lah diingat same-same. 

(n) Dewasa 
Jika ini tentang dewasa yg suka dipertanyakan banyak orang, gunakanlah makna dewasa secara sederhana seperti yang kau ketahui. 
Responlah keadaan dengan baik.
Jangan amat menuntut sebab kita 'tak tau luka orang lain bagaimana. 
Ingatlah untuk selalu bermanfaat bagi orang lain. 
Bersyukurlah yang banyak dan Merendahlah juga. Jadikanlah dua hal ini yg harus saling berlomba banyaknya.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

❤️

    Ini artinya apa? Allah maha berkehendak atas segala sesuatu. Sangat mungkin bagi Allah menjadikan yang sulit terasa mudah atau pula sebaliknya. Tetap beriktiar, langitkan do'a, dan pasrahkan ke depannya padaNya. Sungguh aku pun tidak berdaya dalam hal ini. Lagi-lagi aku teringat bahwa bisa jadi ada suatu perkara dalam hidupku yang mana aku tidak begitu menyukainya namun bagiNya itulah yang terbaik, atau pula ada perkara yang aku sukai namun bagiNya itu bukan yang terbaik. Wallahu ya'lamu wa antum laa ta'lamun. Bismillah. Tetap berserah kepadaNya.. Coba ingatlah momen dimana aku ditakdirkan untuk masuk ke UIN Malang, sungguh aku malu berdo'a pada Rabb ku hari itu, aku memohon padaNya yang terbaik sedang aku merasa itulah pilihan yg mungkin terbaik.  Walhasil hari-hariku di UIN Malang bukanlah hari yang mudah. Masuk ke sana saja adalah hal yg ternyata amat sulit (catat: amat sulit). Namun nilai2 ambisku selama SMA di Smansa memberikan jawaban tersendiri. Buah dari kej...

Highly Sensitive Person (HSP)

     Setengah hari kemarin saya habiskan untuk menonton serial drama turki, Marasli, di Youtube. Nyaris selesai ditonton dari jumlah series yang tersedia hingga sadar ternyata series itu belum tamat. Mendadak tak bersemangat melanjutkan. Anggap saja, ini intuisi hati supaya di akhir episode yang ada tidak kecewa, penuh tanya, atau menerima realita kalau episode berikutnya akan tayang satu minggu lagi (minimalnya).    Hal sederhana yang mulai mengganggu adalah ternyata efek dari film itu benar-benar terbawa, baik emosi warna-warni seorang gadis bernama 'Mahur', gaya bahasa, juga potongan kejadian di film itu juga terasa berkeliling di kepala dalam beberapa waktu. Hal ini tentunya bisa dianggap wajar karena normal pada dasarnya merasa begitu. Namun tidak hingga saya menyadari bahwa semua yang dirasakan 'agak' mengganggu.    Dimulai dari saya yang telah mengakhiri aktivitas berselancar di medsos untuk tidur, my mind gave me some thoughts to be think of ...

Terima Kasih

Sudah seberapa sering kita berterima kasih pada diri sendiri. Untuk usahanya, lelahnya, juga hal lainnya yang patut kita syukuri. Belakangan ini kayanya agak jarang, ya. Ujian yang suka sekali datang bukan hal sederhana yg bisa diminta mengalir begitu saja, meskipun maunya juga begitu. Kadang, merasa baper sendiri, "Ya Allah.. beneran ini ujianku gini..?" Wkwk gitu amat ya. Bahkan saat capek-capeknya keingat ujian itu kan sebenarnya dalam batas mampu kita. La yukallifullahu nafsan illa wus'aha . Malah belakangan suka mikir, ya Allah bisa gak aku gak usah dikasih kemampuan dalam hal ini aja, biar masalahnya gak seberat ini. Bisa dicukupin aja, gak?. Hehe, berat kali ya nak. Tapi sesuai dengan judul ini, kita gak akan bahas rasa lelah dari hal-hal yang sudah terjadi. Semua pada dasarnya adalah proses. Allah menempatkan kita pada posisi-posisi tertentu tentu karena kita bisa melewatinya, entah dengan terseok, berjalan, atau pula berlari. Gapapa, nak. Ada pelajaran dari setia...