Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

GWERB (1)

Kepada Tuan yang baru di hari ini kita terasa saling dekat. Ada banyak pria, tapi rasa ini, entah mengapa, ada. " Jangan menatapku dengan gaya, Tuan. Nanti aku suka, bagaimana ?" Dan aku terlambat untuk memberi tahu hingga akhirnya kau sukses, sedikit. Huh. Apa-apaan ini.    "Jangan lagi ya, Tuan. Aku khawatir, itu semua akan merubah segalanya. Duniaku, maksudku" Tapi bagaimana bila kau datang lagi, dengan gaya yang sama, gaya yang kau buat itu .  " Tuan, jangan sekarang. Kau boleh datang, tapi tidak saat ini"  

Kepada Tuhan (2)

Tuhan... Aku khawatir bila aku akan jatuh cinta kelak. Engkau tahu benar, jenis rasa suka apa yang aku maksud ini. Iya, rasa suka yang duluan menembus hatiku bahkan tanpa meminta izin. Rasa itu muncul saja, atau aku yang terus memancing kehadirannya tanpa sadar. Aku khawatir, Tuhan. Bagaimana bila aku menemukan sosok dia yang aku cari. Bagaimana bila aku jatuh hati padanya ? Di usiaku yang belum pasti dapat dikatakan boleh untuk memiliki hubungan. Karena pada saat itu aku yakin, akan ada banyak hal yang harus aku selesaikan. Aku khawatir, Tuhan.. Atau, bagaimana jika dia yang datang ? Dengan  berani dia bawa dirinya padaku. Mengatakan bahwa dia ingin menetap. Dan berjanji akan berada di tempat yang sama. Dan berlaku bahwa ' semua akan baik-baik saja, Lu' Tidak. Dia salah. Benar, kan? Karena sebaik-baiknya ada yang menyukaiku, dia tidak harus menunjukkannya. Dia tidak harus berbuat banyak untuk itu, terutama agar aku tahu. Karena, bila aku menyukaimu pun, akan kucoba ...