Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

PEMAIN

   Kita adalah pemain sekaligus penyandang beberapa peran di waktu tertentu. Bayi mungil merah yang dilahirkan 40 tahun lalu 'tak lain adalah sumber kebahagiaan di dua punggung yang telah amat menanti, di waktu yang sama, juga sebagai sumber kepenatan mulai dari penjagaan malam hingga membesarkannya.    Lima tahun pertamanya ialah layaknya bayi hingga balita pada umunya, perannya 'tak lain sebagai penyebab rasa bahagia, syukur, penat dan juga semangat bagi kedua orang tuanya, ialah bocah yang sudah mulai mengenal 'aku'nya.    Bergeser pada lima tahun berikutnya, bocah ini mulai lebih mengatur emosinya, berekspresi pada tempatnya dan kedua orang tuanya dengan perasaan yang sama, si bocah sebagai sumber rasa bahagia, syukur, penat dan juga semangat.      Sepuluh tahun berlalu, kita biasa mengenal istilah 'masa mencari jati diri' di fase-fase terakhir. Anak muda memang suka banyak tingkah, banyak ulah, itulah semangat darah muda, kat...

Terima kasih, Ibu dan Ayah!

   Hari ini aku teringat akan pola asuhan Ayah dan Ibu belasan tahun lalu. Bagaimana mereka mengerahkan usaha untuk mendidik putra-putrinya. Meskipun sudah amat sangat lama, rasanya tidak salah untuk membuat resume singkat untuk mengenang upaya mereka di masa kecil dulu hehehe.    Kita mulai dari sosok Ibu yang kupanggil 'Mama' ini. Aku ingat sekali betapa rajinnya ia mengantarkan aku untuk les tambahan sejak TK sampai Sekolah Dasar. Tempat les yang berjarak beberapa rumah hingga harus diantar menggunakan motor. Sayangnya aku tak mengingat bagaimana kesan les tambahan ini. Hal seru yang aku ingat ialah monyet peliharaan yang berada tak jauh dari rumah guru tempat les TK dulu, betapa bahagianya jika sudah melirik monyet ini hahaha :).    Mama adalah guru yang menyenangkan, namun tidak hingga pelajaranku (red : matematika) mulai terasa sulit, les adalah pilihannya. Saat masih Sekolah Dasar tentu sudah mulai diharuskan menghafal perkalian dasar, trik M...